Rabu, 25 Januari 2017

Undangan Pernikahan Tanpa Foto

Undangan-Pernikahan-Tanpa-Foto, Pembuatan Kartu Undangan Bandung, Harga Kartu Undangan Di Pagarsih Bandung, Toko Kartu Undangan Bandung, Kartu Undangan Termurah Di Bandung, Kartu Undangan Ulang Tahun Bandung, Tempat Kartu Undangan Bandung, Tempat Bikin Kartu Undangan Bandung, Tempahan Kartu Undangan Di Bandung, Kartu Undangan Ultah Bandung, Desain Kartu Undangan Lucu, Kartu Undangan Simple Murah, Kartu Undangan Simple Unik, Desain Kartu Undangan Simple, Design Kartu Undangan Simple, Model Kartu Undangan Simple,
Undangan Pernikahan Tanpa Foto


















Undangan Pernikahan Tanpa Foto,Undangan Pernikahan Dalam Bahasa Jawa Halus,Undangan Bambu Murah Surabaya,Kartu Undangan Pernikahan Pop Up,

Tampilan dari kartu undangan pernikahan simple warna hijau tosca ini menerapkan tema batik untuk tampilanya. Di bagian covernya terlihat tampilan background berbentuk batik yang dibuat serupa dan memenuhi bagian cover dan juga bagian back covernya, Dengan bagian openning letter berbentuk sulur emas dan tambahan nama panggilan calon pengantin di bagian sebelah kirinya. Di bagian isi undanganya dibuat simple dengan bagian kanan kirinya dihias ornamen batik berwarna hijau tosca.

Untuk keterangan lebih detailnya, kartu nikahan ini termasuk undangan soft cover full colour, serta berbentuk lipat 2 yang dibuka menghadap ke samping. Undangan nikah ini memiliki ukuran 11 x 44 cm. Jenis kertas yang digunakan sebagai bahan dasar undangan ini adalah jenis kertas ivory.



Spesifikasi undangan pernikahan di atas adalah sebagai berikut :

– Undangan soft cover full colour

– Hotprint gold

– Bentuk lipat 2

– Ukuran 11 x 44 cm. posisi terbuka

– Jenis kertas yang digunakan adalah kertas ivory.



Harga per 1000 @Rp 4.500,-

Harga per 700 @Rp 4.650,-

Harga per 500 @Rp 4.800,-

Harga per 300 @Rp 5.000,-

Harga undangan nikah bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan harga bahan dasar kertas.



Pemesanan wedding card di tempat kami, kami layani secara online dan offline. Untuk anda yang ingin memesan secara online silahkan hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475 atau kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com.

Untuk anda yang sedang berada di Yogyakarta dan ingin langsung datang berkunjung memesan surat undangan nikah, silahkan datang ke alamat Jl.Perum Candi Gebang 2 no.22 atau di outlet cabang kami di Jl. Kaliurang km 5.



Tidak sedikit pasangan pengantin baru yang memutuskan untuk Tinggal bersama orang tua. Tapi menurut penelitian Pradnya Wardhani Hipwee, tinggal sendiri selepas menikah meski cuma mengontrak lebih baik daripada harus tinggal menumpang bersama orang tua. Apa alasan dibalikya?

1. Dengan tinggal sendiri, kamu dan dia juga bebas mengatur rumah tangga sendiri. Bukannya tak mau dicampuri, tapi terkadang campur tangan orang tua membuat rumah tangga tak nyaman
Alasan pertama yang jelas terasa dampaknya adalah, kalau kamu bisa bebas atur-atur rumahmu sendiri. Kalau di rumah orang tua kan, semuanya sudah diatur dari awal. Mau diubah kan juga harus minta persetujuan dari Papa, Mama, dan saudara-saudara. Bukannya kamu enggan dicampuri, atau sekadar mendapatkan masukan, tapi kamu pastinya ingin dong punya sebuah teritori yang bisa kamu atur-atur sendiri.

2. Kalian sudah besar, sudah menikah, harus mulai membiasakan diri untuk mandiri. Sudah saatnya berhenti mengandalkan orang tua dan mulai hidup mandiri berdua
Kalau masih kecil, masih remaja, atau setidaknya belum menikah, bolehlah kamu masih bergantung kepada orang tua. Tapi saat kamu sudah menikah, sudah saatnya kamu mulai hidup mandiri bersama pasanganmu. Kamu yang awalnya nggak pernah masak karena Ibu selalu siap menyediakan makanan untuk keluarga, harus mulai belajar menyiapkan makanan untuk keluargamu sendiri. Kamu yang tadinya sedikit-sedikit Pah sedikit-sedikit Mah, harus mulai mengusahakan semua-semua sendiri. Dan itu bisa dimulai sejak kamu dan dia hidup lepas dari orang tua.

3. Supaya kalian tahu bagaimana perjuangan orang tuamu dulu, tinggal terpisah adalah caramu merasakan bagaimana menjadi mereka 20-30 tahun yang lalu
Memulai hidup di atas kaki sendiri memang tidak mudah. Apalagi kamu yang selama ini terbiasa hidup mudah di rumah. Saat kamu dan dia mulai mengurus rumah sendiri, banyak hal yang harus kalian pelajari. Kalau istri harus mulai belajar menyiapkan makanan untuk suami, sang suami sedikit-sedikit juga harus bisa ilmu pertukangan. Jadi kalau ada apa-apa di rumah bisa langsung ditangani sendiri. Perjuangan hidup berdua yang tidak mudah itu akan membuatmu mengerti perjuangan orang tuamu. Kira-kira 20-30 tahun yang lalu, mereka merasakan hal yang sama, untuk membesarkan kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar